“Press” Other Button!

“Bad Memories will Play the Most Often, But Just Because the Memory Comes Up Doesn’t Mean You have to Watch it. Change the Channel”. -Joel Osteen-

Hi readers something better…. How are you readers? Hope you all are fine.

Terkadang saat kita sedang “tidak sibuk”, memory otak kita pasti “memutar” semua kenangan yang sudah kita lalui. Jika saat itu suasana kita sedang “unhappy” maka kenangan yang tidak menyenangkan lah yang akan sering “di putar”…namun jika suasana kita sedang “happy” maka kita akan teringat kenangan yang indah, gitu kan readers? Hehehe

Happy or Unhappy suasana mood saat kita sedang “tidak sibuk”, tetaplah untuk memilih mengacuhkan itu semua. Karna we live at our time “now”. Jika kita hanya larut dalam kenangan masa lampau…maka akan menghabiskan energy kita dan hanya “membuang” waktu ya readers.

Pilihlah untuk memikirkan “saat ini” dan potensi yang kita miliki untuk masa depan…tapi tetap harus memikirkannya dengan positive thinking ya readers. Pilihlah bahagia, jangan khawatir dan pastikan semua yang kita lakukan ada di jalan yang benar ya readers.

Thankyou for visit and read. Hopefully you enjoy to “find” something better in my blog.
Salam hangat dari penulis.

Advertisements

A Way or An Excuse?

“If You are Serious about Changing your Life you will find a Way. If You are Not, you will find an Excuse” -Jen Sincero-

Hi readers somethingbetter…salam kenal dari penulis. How are you readers? Hope you all are fine.

Terkadang kita mulai merasa kalau hidup kita setelah 6 tahun berlalu atau 8 tahun berlalu masih sama saja…tidak ada yang berubah, alias datar saja. Padahal secara keinginan kita ingin ada perubahan dalam hidup yang sedang kita jalani ini.

Jika kita ditanya, apakah iya keinginan kita “terlalu tinggi”? ataukah kita terlena dengan “comfort zone”?.

Tidak ada yang salah dengan keinginan atau cita-cita yang tinggi ya readers. Terkadang kita lupa kalau untuk bisa menuju ke lantai 10 kita harus mulai menapaki lantai 1,2,3,4…sampai lantai 9, ya kan?

Comfort zone” memang terasa enak, ya kan readers…tapi “comfort zone” tidak membuat diri kita menjadi kreatif dan inovatif. Di era sekarang ini alias era digital…kreatifitas dan inovasi harus kita miliki agar membawa hidup kita naik level dari kenyamanan yang saat ini sudah kita miliki.

Pilih mau mulai menapaki lantai 1 sampai lantai 9, lalu selanjutnya kita akan berada di lantai 10 ? atau mau keluar dari “comfort zone” saat ini dan mencoba menjadi kreatif dan inovatif agar bisa naik level ?

Apa mungkin bisa langsung ada di lantai 5 tanpa menapaki lantai 1-4 dulu? Yes, right…sangat mungkin! Tapi di balik “percepatan” itu, kita berdosa dengan menjual nama orang lain atau mengambil hak orang lain (jika kita memang melakukannya). Pilihan ada di tangan kalian masing-masing.

Segala sesuatu yang “instant” di raih pasti akan dengan “instant” juga terlepas, bahasa awam nya begini “kalo cepet naik, turun nya juga cepet”.

Pilihlah bahagia, jangan khawatir dan pastikan semua yang kita lakukan ada di jalan yang benar ya readers.

Salam hangat dari penulis.